Merun: Menjaga Tradisi dan Semangat Membangun Lahan tanaman jagung

Pagi ini saya menyempatkan diri berkunjung ke kebun milik Mang Saidi yang terletak di Dusun Bakaraya, Desa Bandar Dalam, Lampung Selatan. Suasana di sini selalu punya daya tarik tersendiri; jauh dari kebisingan kota, menyajikan kesegaran udara pegunungan dan hijaunya kebun yang menyejukkan mata.

Sesampainya di sana, pemandangan yang menyambut saya adalah kepulan asap tipis yang menyatu dengan latar belakang pohon kelapa dan rindangnya pepohonan pisang. Ternyata, Mang Saidi sedang melakukan kegiatan 'Merun'.

Kegiatan Merun di kebun jagung

Suasana pagi di Dusun Bakaraya, saat kegiatan 'merun' dilakukan untuk membersihkan lahan.

Apa itu Merun?

Bagi masyarakat di Dusun Bakaraya, merun adalah istilah untuk kegiatan membakar sisa-sisa tanaman—dalam hal ini sisa panen jagung—untuk membersihkan lahan sebelum ditanami kembali.

Melihat langsung proses ini membuat saya sadar betapa telatennya para petani kita. Sisa-sisa batang jagung yang kering dikumpulkan dengan cermat, lalu dibakar di titik-titik tertentu agar abunya bisa menjadi nutrisi alami bagi tanah. Ini bukan sekadar membakar sampah, tapi sebuah proses persiapan lahan yang sudah dilakukan turun-temurun.

Sambil menikmati segelas kopi di pinggir kebun, saya merenung. Perjuangan di balik setiap butir hasil panen ternyata dimulai dari hal sesederhana dan sepenting merun ini. Kesabaran, ketekunan, dan menjaga tradisi adalah kunci dari kesuburan tanah yang kita nikmati hari ini.

jangan lupa membawa termos air minum untuk membuat kopi , kalo belum punya boleh juga cek link pembelian tumbler air disini
tumbler air minum tahan panas dan dingin


pastikan Kakak punya termos air keren ini!
KLIK DI SINI UNTUK CEK HARGA dan STOK DI SHOPEE


Disclaimer: Artikel ini mengandung link afiliasi. Jika Kakak melakukan pembelian melalui link tersebut, saya mungkin mendapatkan komisi tanpa ada biaya tambahan bagi Kakak. Semua rekomendasi produk didasarkan pada kualitas dan relevansi. Selengkapnya silakan baca di Halaman Disclaimer Afiliasi kami.

Kunjungan singkat ke kebun ke Dusun Bakaraya ini mengingatkan saya kembali untuk lebih menghargai proses. Bagaimana dengan di tempat Kakak, apakah ada tradisi unik saat menyiapkan lahan pertanian? Sharing di kolom komentar ya!

Komentar

Baca juga ini kak

Solusi Praktis Bawa Gadget Tetap Rapi Saat Beraktivitas

Nikmatnya Kopi Hitam Asli Gunung Lawu: Aromanya Bikin Nagih

Review dan Jual ZPER Tool Kit Bor Listrik Cordless : Bor Multifungsi

Cari kaos harian bahan cotton combed yang adem untuk dipakai harian? Cek review kaos distro

Rayakan Piala Dunia 2026 dengan koleksi bola sepak eksklusif

Cari kacamata hitam anti UV yang cocok untuk kembali bekerja : Rekomendasi Kacamata Stylish Saat Beraktivitas Harian